shorty

pementasan sore

sore datang merambati udara. menuang kuning yang hangat ke dinding dan lantai kamar lewat jendela kecil dekat langit-langit. pelan, pelan ia mendekati tempat saya duduk. begitu dramatis seperti warna di foto-foto jaman dulu, membuat hijaunya ruangan memudar.membuat saya percaya tentang yang tak ada, yang tak terjadi, dan tentang impian-impian sederhana. saya membayangkan bunga rumput, liburan, bis antarpropinsi, siluet dan efek lens flare 35mm.

sore mementaskan adegan yang mengingatkan saya pada Amelie, sofa hijau di pameran mebel hari rabu, cara kamu merawat saya saat keracunan kepiting, dan pelukan hangat di pagi hari. nyaman.

tapi kemudian, warna ungu membuat langit babak belur, menindas oranye ke cakrawala, mempersembahkan momen kemenangan pendek yang minta dipotret sebelum malam menebar tudungnya. dingin, dingin mengalir di kamar setelah sore pergi. drama berakhir dan yang tersisa adalah jeda sepi. kuning imitasi dari lampu bohlam di balkon tak mampu menyediakan tiruan rasa yang dibawakan matahari. maka saya menutup tirai. besok, sepasti sore, saya akan duduk lagi disini.

3 thoughts on “pementasan sore

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s