out of sort

ya, akhirnya…

ketika saatnya berkomitmen tiba. langit yang biasanya cerah tiba-tiba berlapis mendung. gelegar guntur adalah preambule yang berkata, "kalau kamu tetap disitu sampai hujan berhenti, maka jadilah." lalu bergalon-galon air turun menyambangi ketenangan. berisik.

teringat hari-hari cerah / teringat tempat dimana hujan cuma selendang tipis yang berlalu / teringat dunia fantasi / teringat malam hening di balik selimut.

tapi, yang ada cuma payung warna-warni untuk dua orang. dengan lubang-lubang kecil yang meloloskan air. "aku tau kita tidak bisa sepenuhnya terlindung. lihat kaki kita. terendam. dan lengan bajumu basah. tapi tak akan kutukar payung ini dengan apapun. karena hanya dibawahnya kita bisa sedekat dan sehangat ini saat hujan turun."

maka, teringatlah hal-hal indah / teringatlah bahagia saja.

tak akan kutukar momen ini dengan apapun. karena aku mau disini sampai hujan berhenti. ketika langit cerah lagi. ketika hujan datang kembali. atau badai, sekalipun. aku mau disini. karena kamu.

3 thoughts on “ya, akhirnya…

  1. aku pun mau dibawah payung itu, mskpn ada lobang2, kaki terendam air, lengan baju basah, tapi bersama orang yang kita sayangi dan menyayangi kita dan siap menempuh hidup bersama dlm suatu komitmen mengarungi hidup deg liku-liku “senang maupun sedih”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s