movie · review

Fantastic Mr.Fox (2009)

The Book
The Book

Untuk para pecinta Roald Dahl, Fantastic Mr.Fox mungkin lebih akrab sebagai buku. Saya sudah sejak lama jatuh cinta pada tulisan-tulisan beliau, tapi belum beruntung untuk bisa baca semua bukunya😦 Nanti kita bicarakan tentang buku-bukunya, tapi sekarang saya mau cerita tentang Mr. Fox.

Matilda dan Charlie And The Chocolate Factory adalah dua film yang dibuat berdasarkan buku karangan Roald Dahl yang sudah saya tonton. Kemarin, akhirnya, saya bisa menambahkan Fantastic Mr.Fox ke dalam daftar. Yay! Ini adalah salah satu film animasi terbagus yang pernah saya tonton. Two thumbs up! Dibuat menggunakan model action figure dan seluruh setting dan efeknya murni menggunakan material nyata (bahkan saya masih penasaran apa seluruh adegannya di-shoot per frame…)

Mr. Fox adalah seekor rubah yang memutuskan untuk berkeluarga dengan seekor rubah betina bernama Felicity setelah dia berjanji untuk tidak lagi melakukan hal-hal liar yang bisa membahayakan dirinya dan keluarganya. Misalnya mencuri ayam dan bebek dari peternakan. Tapi, setelah 12 tahun rubah berlalu, Mr.Fox tidak bisa lagi mengabaikan insting rubahnya untuk berburu. Terlebih lagi setelah ia dan keluarganya pindah rumah ke satu bukit yang dikelilingi peternakan dan gudang sari apel milik tiga orang peternak yang kejam.

the movie
The Movie

Untuk anak-anak, ini film yang menghibur karena binatang-binatang yang bisa bicara dan melakukan hal-hal seperti manusia selalu lucu untuk mereka. Moral yang mereka dapat pun mengena untuk kehidupan sehari-hari mereka. Tapi film ini masuk kategori PG 13 karena memuat adegan merokok, action, dan humor slang. Tapi untuk penonton dewasa, seperti saya, seluruhnya memang fantastis! Mulai dari pengisi suaranya (terutama suaranya Kristofferson), soundtracknya, detil animasinya, sampai ke inti ceritanya yang -untuk seorang wanita yang sudah berkeluarga- sangat dalam.

Sesuatu tentang gaya film ini mengingatkan saya pada Quentin Tarantino, tapi dia tidak terlibat samasekali. Dan memang pemindahan ceritanya dari versi buku ke film sangat memuaskan. Soundtracknya keren! The Rolling Stones, Beach Boys, Jarvis Cocker… nyam nyam nyam! Sangat tidak membosankan dari awal sampai akhir.

Dari lima bintang, saya kasih semuanya buat Fantastic Mr.Fox🙂

a quote:

Felicity:  “I love you. But I shouldn’t have married you.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s