journal · photography

musim panas

image

kenapa orang-orang lebih suka menyebut kemarau sebagai musim panas alias summer sekarang? ya emang panas, sih. tahun lalu sampai 37°C di surabaya dan sekitarnya. tahun ini 35°C. panas ngenthang. kalo ga ada perlunya, mending di dalem ruangan aja. kalo perlu keluar, pake payung sama krim sunblock. hehe. demi kesehatan. tapi saya suka kemarau. langit bersih, angin sepoi yang membunyikan genta angin dan kadang membawa aroma laut, sore oranye, dan tentunya kesempatan untuk menjemur segala barang. bisa bikin cabe kering sendiri juga lho!
memotret senja saat kemarau adalah sesuatu yang mencandu. sebagai seorang flare whore (eyak!) saya hampir tiap sore memotret matahari dan memburu cercah sinarnya. dari segala sudut dan tempat. foto diatas saya jepret di deket bunderan waru. matahari garang itu ada di arah menuju jalan tol.

image

yang ini saya potret setelah nyekar di makam kakek dan nenek suami saya di daerah krembung. diwarnain pake Pixlr.

demikianlah. musim kemarau ya pasti panas dan kering, tapi tetap bukan summer :3 ramalan cuaca yang bilang selama bulan puasa surabaya dan sekitarnya bakal sejuk, sungguh tidak untuk diyakini. tapi dengan panas yang aduhai begini, segelas air putih saat berbuka nikmatnya moal aya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s