photography

30DPC – Day 7: Depth

Di dunia nyata, semua benda dan ruang punya dimensi. Tapi ketika dipindahkan ke selembar foto, bagaimana cara menjelaskan ‘rasa‘ dimensi itu? Disinilah depth atau kedalaman berfungsi.
Kamera SLR punya pengaturan aperture manual. Ini adalah besar-kecilnya bukaan lensa. Angka bukaan ini diatur lewat focal point. Semakin kecil angka focal-nya, semakin sedikit area yang terfokus (shallow depth of field). Sebaliknya, semakin besar angka focalnya, semakin banyak area yang terfokus (deep depth of field). Saat kita ingin memunculkan efek 3 dimensi dalam foto, shallow DoF akan sangat membantu. Tapi pada beberapa momen, background dan foreground harus ada pada fokus yang seimbang. Maka deep DoF-lah yang dibutuhkan.
Saya adalah penggila shallow DoF. Saya suka fokus sempit dan blur di sekitarnya. Lensa impian saya adalah wide angle. Hohoho. Tapi untuk sekarang, focal point 4,6 sudah cukup. Ini foto untuk hari ini:

Bunga mana yang kamu lihat jelas?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s