photography

30DPC – Day 10: Harris Shutter

Robert S. Harris, dari Kodak, dulu menemukan cara untuk mengekspos satu frame film analog pada tiga filter warna (red, green, blue) untuk interval waktu tertentu sehingga saat fotonya dicetak, muncullah warna pelangi pada benda-benda yang bergerak. Jaman analog dulu, ini tentu teknik yang tidak mudah. Tapi sekarang, ketika hampir semua orang sudah pakai kamera digital, ini efek yang bisa dibuat lewat image editor semacam Photoshop dengan mudahnya.

Untuk membuat efek ini, diperlukan empat frame foto dengan objek yang bergerak. Syaratnya; kamera harus steady. Gunakan tripod. Sesudah didapat empat frame yang kita suka, buka semuanya di editor (saya pakai Photoshop).

1. Frame pertama, saya beri nama ‘BG‘, akan jadi masternya. Dia ada di channel RGB.
2. Frame kedua dipindah ke channel red, select all (ctrl+A), copy (ctrl+C). View frame ‘BG‘, pindah ke channel red, paste (ctrl+V). Coba pindah ke channel RGB untuk melihat efeknya mulai muncul.
3. Frame ketiga dipindah ke channel green, select all, copy, paste ke ‘BG‘. Ingat untuk memindahkannya ke channel green sebelum paste.
4. Frame keempat dipindah ke channel blue, select all, copy, paste ke ‘BG‘ setelah dipindah ke channel blue.
5. Pindah ke channel RGB untuk melihat hasil akhirnya. Voila! Kalau sukses, benda-benda yang bergerak akan berwarna pelangi sementara yang diam tetap pada warna aslinya.
6. Atur curve dan saturation untuk hasil akhir yang diinginkan.

Awalnya saya rada lemot dan lama untuk figure out gimana cara buat efek ini. Hehehe… syukur akhirnya berhasil. Ini hasilnya:

Ini efek yang mudah tapi hasilnya keren. Psychedelic, artistik. Terutama kalau di-apply pada body movement. Ayooo bikin yang banyak!🙂

2 thoughts on “30DPC – Day 10: Harris Shutter

  1. Umm…. Editanya mank hrs pake photoshop ya ? Kalo tekniknya gmna sis? Cos yg saya dpt info tri filter color itu ada bagian apanya yg diputar gituh….
    Perlu dtambahkan dlm artikel ini biar lbh jls infonya

    1. Setau aku, kalo yang versi digital harus pakai image editor. Nggak mesti photoshop, bisa yang lain semacam GIMP atau Pixlr – yang penting bisa layering, karena tiga foto harus ditumpuk. Kalo versi analog, nggak perlu pake editor. bisa langsung di kamera-nya. Di-rewind filmnya supaya satu slide kena tiga warna (ini mungkin ya maksudnya ‘diputar’ itu?)
      Ini tutorialnya memang pas-pasan karena gak dikasih foto step-by-stepnya. Kalau perlu, nanti aku e-mail🙂
      Makasi ya udah mampir (^_^)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s