bahasa Indonesia · galau · journal · romance

Selepas Ramadan

Kekhusyukan beribadah adalah kemewahan yang tak terbeli. Tak ternilai. Ia yang memilih pada siapa-siapa saja kenikmatannya datang. Lalu saya menciut karena hati yang belum diberi. Jelaslah saya belum cukup pantas untuk itu. Setiap hari saya belajar memahami bahwa cinta harus datang dari hati. Tanpa pamrih. Tanpa pengharapan berlebih. Kecuali keinginan untuk tersampaikannya rasa pada yang… Continue reading Selepas Ramadan

galau · music

lalala…

When I’m showin’ that I just don’t care, When I’m blowin’ punches in the air, When I’m broken down and I can’t stand, Would you be man enough to be my man? – Sheryl Crow, Are You Strong Enough i miss playing guitar…