bahasa Indonesia · fiction · movie

2/14: Simpang Akhir 9 Naga

“Bang, gua ikut ke dalam, bang…” kata Lenny setengah memohon pada Marwan. Marwan menoleh, berbalik pelan sambil meletakkan karung terigu di dekat kakinya lalu menarik dua pundak Lenny dan memeluknya erat-erat. “Lo harus kuat. Harus jadi Lenny.” bisiknya. Sebentar kemudian dia sudah pergi menghilang di balik gerbang gudang. Mata Lenny berair, rahangnya mengeras. Dua tangannya… Continue reading 2/14: Simpang Akhir 9 Naga